8 Alasan Hutan Tropis Penting Bagi Kehidupan & Mengapa Kita Perlu Selamatkan?

Alasan Hutan Tropis Penting

Gambar Hutan Tropis
Hutan Tropis

Kenapa hutan tropis penting? Pertama kali, hutan tutupi sekitaran sepertiga dari dataran bumi. Hutan hujan Amazon di Amerika Selatan, misalkan, menghampar lebih dari 8 negara dan meliputi lebih dari dua juta mil persegi. Mereka ialah ekosistem besar yang mempunyai imbas besar pada planet ini. Mereka hasilkan oksigen, mempernyerap karbon dioksida, kurangi peralihan cuaca, dan sebagai rumah untuk banyak tumbuhan dan hewan.

Sayang, dengan mengembangnya pertanian dan industri, hutan lenyap di tingkat yang mencemaskan. Menurut Global Forest Watch, kita kehilangan 11,9 juta hektar hutan tropis di tahun 2019 saja. Study sama memprediksi jika kita kehilangan 40 lapangan sepak bola hutan tiap menit tiap hari. Berikut 8 Alasan Hutan Tropis Penting Bagi Kehidupan & Mengapa Kita Perlu Selamatkan:

1. Hutan Baik Untuk Kesehatan Dan Kesejahteraan Manusia

Jepang mengenalkan praktek shinrin-yoku, atau "mandi hutan" ke dunia. Menurut sebuah study tahun 2010 yang diedarkan di Environmental Health and Preventive Medicine, habiskan waktu di hutan memberikan orang rasa damai dan rileksasi, dan tingkatkan kegiatan mekanisme kebal badan.

Pohon dan tumbuhan memiliki kandungan minyak fundamental yang membuat perlindungan mereka dari bakteri dan predator serangga. Mengisap minyak ini tingkatkan produksi sel perlindungan pada manusia, yang menarget virus dan penyakit yang lain.


2. Hutan Membuat perlindungan Keberagaman Hayati

Hutan tropis adalah rumah untuk minimal dua pertiga dari keberagaman hayati dunia, walau mereka tutupi kurang dari 10 % dari planet ini. Ini terhitung spesies yang bahkan juga belum kita dapatkan - dan nilai kekuatannya belum juga dijumpai.

Tiap spesies mainkan peranan khusus dalam jaga ekosistem, menyuburkan tanah, bersihkan udara dan air, dan sediakan makanan dan sumber daya yang lain. Misalkan, banyak beberapa obat yang dari tumbuhan yang cuman diketemukan di hutan tua.


3. Hutan Selamatkan Spesies Sangat Langka

Saat hutan berkurang, makin banyak spesies yang hampir punah. Kenyataannya, IUCN memperlihatkan jika sekitaran 15.000 spesies rawan dan hampir musnah hidup di hutan hujan tropis dan komunitas hutan subtropis. Dan tidak cuma deforestasi yang tempatkan mereka pada resiko: banyak wilayah menanggung derita kemunduran hutan yang terus-menerus. Seiring berjalannya waktu, itu menambahkan ekosistem yang hancur kronis, dan membuat semakin banyak kesempatan untuk deforestasi. Gorila hutan, simpanse, siamang, jaguar, elang perampas, dan burung toucan hanya contoh-contoh spesies yang keberlangsungan hidupnya tergantung pada ekosistem hutan yang sehat.


4. Hutan Sediakan Mata Pencarian

Hutan tidak cuma rumah untuk satwa liar. Mereka sediakan rumah dan mata pencarian yang terus-menerus untuk warga lokal di penjuru dunia. Warga tradisi seperti Miskito dan Mayangna sudah tinggal di hutan Amerika tengah sepanjang beberapa ribu tahun. Dan juta-an orang tinggal di dekat hutan dan tergantung pada hutan untuk penghasilan atau sumber daya alam, seperti buah, kayu, biji kopi, atau getah pohon.


5. Hutan Mempernyerap Gas Rumah Kaca

Semua tanaman ambil karbon dioksida dan melepas oksigen kembali lagi ke udara sepanjang fotosintesis. Hutan hidup mempernyerap dan simpan sebagian besar karbon, memakainya sebagai gizi. Menurut sebuah riset yang diedarkan di Science, hutan tropis simpan semakin banyak karbon dibanding yang dikeluarkan manusia sepanjang 30 tahun akhir dengan membakar batu bara, minyak, dan gas alam!

Saat pohon ditebang, semua karbon yang disimpan dilepaskan kembali lagi ke atmosfer, jadi memperburuk peralihan cuaca. Itu penyebabnya PBB membuat mode REDD+ yang di pakai. REDD ialah ringkasan dari Reducing Emissions from Deforestation and Degradation, dan tempatkan nilai keuangan pada peresapan karbon. Itu yang memungkinkannya kita untuk mengganti penggerak ekonomi deforestasi yang mengakibatkan lenyapnya hutan.


6. Hutan Menolong Bersihkan Udara

Bila Anda pernah jalan melalui hutan dan menarik napas dalam-dalam, Anda kemungkinan memerhatikan jika udara terlihat lebih fresh serta lebih memberikan kepuasan dibanding udara kota. Itu karena pohon bertindak selaku filter. Mereka mempernyerap gas seperti nitrogen oksida dan amonia dan menjerat partikel dalam daunnya. Mereka mempernyerap banyak berbau, cuman tersisa minyak alami mereka untuk mengharumkan udara. Bila itu kurang cukup, pohon kurangi pencemaran udara dengan memberi keteduhan yang mendinginkan tanah. Tidakkah alamnya cantik!


7. Hutan Membuat perlindungan Suplai Air

Hutan mempunyai peranan penting dalam mengirit air. Saat hujan turun ke hutan, kanopi menahan air selekasnya menguap. Mekanisme akar yang padat pastikan jika air menyerap ke tanah. Di situ, dia dapat menetes ke suplai air tanah, dibanding langsung mengucur ke sungai. Sudah pasti, hal tersebut tingkatkan resiko banjir. Tetapi yang lebih kronis, air langsung lenyap ke sungai (dan pada akhirnya ke laut). Di lain sisi, pengisian ulangi air tanah membuat suplai air yang handal untuk manusia dan hewan yang tinggal di dekat hutan.


8. Hutan Memantapkan Tanah

Mekanisme akar yang dalam dan kompleks dari hutan alam mainkan peranan kunci dalam transisi air. Tetapi bukan hanya itu: mereka membuat perlindungan tanah dari erosi. Tanpa tanaman hutan dan akar yang memantapkan, tanah susunan atas bisa tertiup angin atau tenggelam oleh air hujan. Erosi tanah beresiko karena isi aliran air dengan tanah. Ini bukan hanya beresiko untuk ekosistem sungai, tapi dapat tingkatkan resiko banjir, ditambahkan menghancurkan tempat pertanian.

Hutan dan hutan hujan membuat perlindungan bumi kita dengan beberapa langkah dan memberi banyak manfaat untuk kehidupan manusia. Tetapi mereka memerlukan pelindungan kita.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url