Mengenal Jacaranda, Tanaman Berbunga Ungu


Jacaranda atau Jacaranda Mimosifolia merupakan tanaman yang mulai populer saat ini selain Tabepuya. Jacaranda merupakan pohon berdaun kecil dan rapat dengan cabang-cabang yang menyebar membentuk mahkota, dengan bunga berwarna ungu yang tingginya mencapai 10-20 meter. Jacaranda Mimosifolia adalah salah satu dari sekian banyak dari Species Jacaranda  lainya dan merupakan tanaman asli dari wilayah Amerika Selatan, antara Brazil, Bolivia dan Argentina. 

Jacaranda sendiri merupakan Tanaman tropis basah dan subtropis, di mana ia ditemukan pada ketinggian 500 - 2.400 meter. Dan tumbuh paling baik di daerah di mana suhu siang hari tahunan berada dalam kisaran 20 - 38 ° c. Di Habitat aslinya spesies ini merupakan endemik di hutan piedmont, namun terancam punah di barat laut Argentina dan Bolivia. Tumbuhan ini pernah diklarifikasikan sebagai 'Rentan' dalam Daftar Merah Spesies Terancam Punah IUCN (2011). 


Pohon Jacaranda banyak diambil dan digunakan dari alam liar untuk sebagai obat, bahan bakar dan sumber kayu. Dan telah diperkenalkan sebagai Tanaman hias di sebagian besar daerah tropis terutama di dataran rendah, Namun kadang berbunga ringan dan tidak teratur sehingga sering mengecewakan. 

Meskipun begitu Pohon Jacaranda menciptakan keteduhan dan keindahan yang menyenangkan dan dapat digunakan secara efektif sebagai filter atau sebagai penahan angin dan meredam erosi tanah. Untuk Kayunya berwarna putih kekuningan, keras, agak berat, bertekstur halus, mudah dikerjakan dan digunakan untuk pertukangan, sedangkan Kayu yang berwarna coklat muda dipakai untuk tiang dan untuk membuat barang-barang kecil seperti gagang alat, perabot dan ukiran. Kayunya yang keras juga banyak digunakan sebagai kayu Bakar. 


CARA BUDIDAYA JACARANDA 


Untuk budidaya tanaman Jacaranda bisa melalui biji dan untuk hasil yang terbaik dan maksimal, benih segar direndam dalam air selama 24 jam dan kemudian ditanam kedalam media atau wadah semai, untuk berkecambah biasanya membutuhkan waktu sekitar 12 hari atau 2 Minggu dan tingkat keberhasilannya bisa 50-95% tergantung kondisi. Sedangkan Viabilitas biji mampu bertahan selama setidaknya 12 bulan di dalam penyimpanan terbuka pada suhu ruangan. 
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url